Hampir Gagal Menang, Lini Belakang Real Madrid Lengah

Real Madrid hampir saja gagal menuai kemenangan. Bertandang ke markas Shakhtar Donetsk, Real Madrid menang 4-3 setelah sempat unggul 4-0 terlebih dulu, Rabu (25/11/2015) malam atau Kamis dini hari WIB. Madrid sempat unggul empat gol berkat aksi Cristiano Ronaldo. Dia mencetak dua gol dan memberikan assist untuk Luka Modric serta Daniel Carvajal.

Keunggulan empat gol membuat Madrid lengah pada 12 menit terakhir waktu normal. Hasilnya, Shakhtar membalas lewat dua gol Alex Teixeira dan satu dari Dentinho hanya dalam kurun waktu sebelas menit.

Pemain belakang Real Madrid, Daniel Carvajal, menyatakan bahwa timnya tampil santai pada 12 menit terakhir.

“Kami bermain sebagai tim menang dan mendapatkan bonus. Kami menyerang dan bertahan bersama-sama, kecuali pada akhir pertandingan,” kata Carvajal.

“Mungkin, kami berpikir pertandingan sudah berakhir. Mereka ingin mencetak gol dan mengejutkan kami,” tuturnya.

Tiga gol Shakhtar turut mempertegas rapuhnya pertahanan Madrid. Dalam tiga pertandingan terakhir berbagai ajang, Madrid menderita sepuluh gol dari 15 tembakan ke arah gawang.

Menang Atas City, Juventus Kembali Ke Performa Terbaiknya

Juventus berhasil meraih kemenangan 1-0 atas Manchester City pada laga fase Grup D Liga Champions di Stadion Juventus, Rabu (25/11/2015) atau Kamis dini hari WIB. Gol tunggal Juventus pada pertandingan ini dicetak oleh Mario Mandzukic (18′). Kemenangan ini membawa Juventus memimpin klasemen Grup D dengan raihan 11 poin. Dengan kemenangan tersebut, Juventus memastikan diri lolos ke babak 16 besar Liga Champions

Gianluigi Buffon menegaskan saat ini performa Juventus sudah kembali ke level terbaik dan siap bersaing dengan tim manapun kecuali Barcelona dan Bayern Muenchen. Kemenangan tersebut tampaknya telah mengembalikan lagi kepercayaan diri Gianluigi Buffon dkk mengingat mereka sempat mengalami kesulitan mendapatkan performa terbaik di awal musim setelah mengalami perubahan drastis dalam skuat.

“Malam ini dapat dipastikan kami berada di level tertinggi dan bisa bersaing dengan siapa pun, pengecualian mungkin Barcelona dan Bayern Muenchen,” ucap Buffon seperti dilansir Mediaset Premium.

Pertandingan melawan Man City menjadi laga Liga Champions ke 100 bagi Buffon dan Patrice Evra. “Pada usia sekarang satu-satunya cara untuk tetap bertahan di olahraga ini menurut saya adalah dengan memiliki tanggung jawab di pundak Anda,” kata dia.